Apa Saja yang Perlu di Persiapkan untuk Naik Kereta Selama Pandemi Covid 2021

 

Penggunaan Kereta Selama Masa Pandemi 2021

 

 

    Saya hendak pulang ke kampung halaman di Trenggalek. Ada beberapa pilihan yang tersedia dalam perjalanan pulang saya dari Jakarta menuju Jawa Timur tepatnya di Trenggalek. Diantaranya bisa menggunakan Bis, Pesawat dan Kereta untuk Transportasi umum.  Sebelum pulang saya melakukan survei ke dua tempat yang berbeda. Pertama saya survei ke Agen Travel Bus yang saya bisa naiki yakni Harapan Jaya. Untuk ketentuanya sendiri jika naik bus tidak di wajibkan untuk rapid maupun Swap. Jadi di perbolehkan saja bus tanpa surat. Menurut teman saya yang baru saja pulang dari kampung bahwa memang tidak diwajibkan untuk memiliki surat tes Rapid maupun Swap dan dalam perjalananya pun tidak ada pengecekan. Berikut untuk list Harga terupdatenya untuk PO Harapan Jaya.  

Setelah itu saya menuju Stasiun Pasar Senen untuk survei. Ketika di Stasiun Pasar Senin ada hal – hal yang perlu di perhatikan. Untuk parker sendiri dulu untuk motor bisa langsung parkir ke stasiunya, namun saat ini untuk parkir di haruskan memiliki kartu seperti e-money, e-wallet ataupun e-tol dan sejenisnya. Disini karena saya tidak membawa E- tol maka menggunakan parkiran di dinas perhuungan samping stasiun. Tidak di berikan tarif namun ada penjaganya.

Setelah masuk ke stasiun saya membaca ada beberapa protocol kesehatan yang harus di patuhi bagi calon pengguna kereta. Pertama, calon penumpang kereta  diwajibkan untuk menggunakan masker dan face shield. Awalnya saya kira harus menggunkanya ketika di stasiun tetapi face shield wajib sekali di pakai ketika sudah di kereta. Kedua, calon penumpang di wajibkan untuk Swap Antigen. Tapi tenang swap antigen bisa dilakukan di Stasiun dan biayanya lebih murah dari pada Klinik ataupun Rumah Sakit. Yakni sebesar Rp105.000,- Net akan tetapi diwajibkan membeli tiket keteta dahulu sebelum Swap Antigen. Harga ini termasuk sangat murah karna umumnya adalah sekitar Rp250.000,-lebih. Setelah itu saya mengechek Harga tiket di Aplikasi online, kebetulan sekali ada tiket murah yakni sekitar Rp110.000,- saya langsung membelinya agar saya juga bisa langsung test Swap disana. Untuk  hasilnya sendiri berlaku selama 3 Hari. Tatacaranya, 1. Membeli tiket dan print out tiketnya. 2. Diberikan ke petugas untuk dilihat dan didata. 3. Setelah itu melakukan pembayaran dan akan di berikan sebuah alat swap Antigen baru. Kemudian setelah itu langsung menuju tempat tes disana petugas dudah menunggu. 4. Setelah di tes nanti akan menunggu panggilan untuk pengambilan hasil tes. Alhamdulillah hasilnya negative.

Hari H.

Sebelum cek in, maka akan dilakukan beberapa pengecekan yakni; cek suhu tubuh otomatis dari jauh oleh petugas. Cek tiket dan hasil swap test Antigen. Setelah chek itu barulah di perbolehkan naik. 

Selama di kereta petugas melakukan beberapa kali pengecekan keliling untuk memastikan penumpang mematuhi protokol kesehatan yakni menggunakan face shield dan masker.

Dalam kereta lumayan tertib yakni menggunakan kursi 1 isi 1 kosong. Disini sata menaiki kereta gajayana.

Disini saya memilih menggunakan transportasi kereta.

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Belajar Wawancara Klinis